WATERFLO

infopaytren.com

Halaman

Minggu, 26 Januari 2014

Pengertian Metode pembelajaran

Metode pembelajaran merupakan sebuah cara yang dilakukan oleh tenaga pendidik untuk menyampaikan materi pelajaran kepada para peserta didiknya ketika pembelajaran sedang berlangsung. Metode pembelajaran ini memegang peranan yang sangat penting dalam kaitannya dengan tujuan untuk mencapai sebuah pembelajaran yang ideal dan efisien. Seorang tenaga pendidik haruslah mengerti tentang banyak hal terkait dengan bagaimana cara yang tepat yang harusnya mereka terapkan pada setiap peserta didik yang mereka miliki. Hal ini jelas karena setiap lingkungan pembelajaran memiliki kebutuhan metode pembelajaran yang berbeda karena di dasari oleh banyak faktor yang berbeda yang di antaranya akan kita bahas pada ulasan di bawah ini.


  1. Faktor yang mempengaruhi metode pembelajaran yang harus diterapkan oleh tenaga pendidik adalah tentang peserta didiknya. Ya ini karena setiap peserta didik memiliki karakteristik dan perkembangan yang berbeda-beda maka karena itulah setiap tenaga pendidik haruslah memahami setiap perkembangan yang dialami oleh peserta didik agar mereka dapat mengetahui metode yang seperti apa yang harus digunakan.
  2. Selanjutnya yang kedua adalah tentang fasilitas yang tersedia pada saat pembelajaran berlangsung. Tentunya setiap lingkungan pembelajaran memiliki ketersediaan fasilitas yang berbeda karenanya metode pembelajaran yang diterapkan pun harus berbeda.
  3. Dalam sebuah pembelajaran pastilah terdapat tujuan tertentu. Karenanya tujuan ini juga sangat mempengaruhi tentang metode seperti apa yang harusnya dilakukan oleh seorang tenaga pendidik. Ada sebagian tenaga pendidik yang menginginkan peserta didiknya untuk mendapatkan hasil yang baik namun ada juga yang lebih mementingkan pada proses pembelajaran yang berlangsung. Tentunya dalam hal ini setiap tenaga pendidik memiliki tujuan yang berbeda sehingga mereka harus menyesuaikan metode pembelajaran dengan tujuan pembelajaran yang diharapkan.
  4. Yang terakhir adalah situasi dan kondisi yang terjadi di lingkungan pembelajaran. Dalam hal ini peranan seorang tenaga pendidik dalam mengelola kelas mutlak perlu sehingga metode pembelajarannya pun harus mengikuti situasi dan kondisi yang dialami oleh para peserta didik di lingkungan pembelajaran tersebut.

Dan itulah beberapa ulasan yang dapat saya berikan tentang pengertian metode pembelajaran yang dengannya dapat kita tarik sebuah kesimpulan bahwa seorang tenaga pendidik dalam memilih metode pembelajaran haruslah memperhatikan banyak unsur yang terkait seperti halnya peserta didik, fasilitas dan lain sebagainya.

Sabtu, 25 Januari 2014

Pembelajaran Matematika yang Efektif

Banyak orang tua mungkin akan mengeluh dan bahkan ada yang marah-marah ketika nilai matematika yang dimiliki oleh anaknya jelek. Ya dari segi pemahaman mata pelajaran matematika memang relatif lebih sulit jika dibandingkan dengan mata pelajaran yang lainnya. Banyak anak yang merasa kesulitan saat sedang mengerjakan soal-soal matematika. mengapa? Karena kebanyakan dari mereka kurang dapat memahami kalimat matematika yang biasanya abstrak. Sebagai salah satu ilmu pasti tentu menuntut seseorang untuk banyak menghafal rumus semisal perkalian atau pun pembagian. Nah dengan hal tersebut tanpa adanya metode pembelajaran yang tepat , jelas seorang peserta didik akan mengalami kesulitan dalam memahami matematika. Berikut di bawah ini merupakan metode yang dapat dilakukan oleh seorang tenaga pendidik saat mengajarkan matematika kepada para peserta didiknya.


  1. Metode yang pertama yang dapat dilakukan tentu saja dengan metode penyampaian secara langsung. Hal ini berkaitan dengan rumus-rumus dasar yang harus dikuasai oleh para peserta didik seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian dan perkalian. 
  2. Yang selanjutnya seorang tenaga pendidik haruslah kreatif dalam memberikan contoh-contoh kegunaan matematika dalam kehidupan nyata agar peserta didik dapat melogikakan rumus matematika tersebut. Sebagai contoh saat menghitung rumus balok maka seorang tenaga pendidik dapat mengajak anak tersebut untuk mengukur dan mengamati benda-benda yang berbentuk balok semisal penghapus dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kehidupannya sehingga dia dapat lebih mudah mengingatnya.
  3. Belajar kelompok. Sesungguhnya belajar kelompok dalam pembelajaran matematika merupakan hal yang sangat baik. Mengapa? Karena dengan pembelajaran kelompok tersebut seorang peserta didik akan berusaha untuk memecahkan permasalahan matematika tersebut bersama anggota kelompoknya yang lain sehingga selain akan lebih menekankan pada kemampuan komunikasi juga akan memudahkan anak untuk memahami pelajaran karena dikerjakan bersama-sama.
  4. Lalu hal yang harus dilakukan oleh seorang tenaga pendidik yang selanjutnya adalah dengan memberi motivasi kepada peserta didiknya. Sering kali para peserta didik tersebut merasa minder jika mereka dihadapkan pada matematika dan perasan minder inilah jika dibiarkan akan membuat seorang anak mengalami kesulitan belajar matematika.

Dan demikianlah sedikit ulasan yang dapat saya kupas tentang pembelajaran matematika yang efektif untuk dilakukan, semoga dengannya dapat memberikan banyak manfaat bagi anda.

Jumat, 24 Januari 2014

Pendekatan Pembelajaran Kontekstual

Dalam mencapai sebuah pembelajaran yang baik dan ideal untuk menunjang terwujudnya sumber daya manusia yang potensial maka diperlukan banyak upaya untuk mengembangkan dan mengevaluasi setiap pembelajaran. Elemen-elemen yang berperan penting dalam pembelajaran layaknya seorang tenaga pendidik haruslah mengupayakan semaksimal mungkin dan melakukan inovasi-inovasi untuk menyampaikan materi pelajaran kepada para peserta didiknya. Salah satunya adalah dengan menguasai pendekatan pembelajaran yang sesuai untuk mereka terapkan pada peserta didiknya ketika mereka sedang mengajar. Dan salah satu dari sekian banyak pendekatan pembelajaran adalah pendekatan pembelajaran kontekstual. Apakah pendekatan pembelajaran ini? Dan bagaimanakah keunggulannya jika kita membandingkannya dengan pendekatan pembelajaran yang lain? Untuk mendapatkan banyak informasi penting tentangnya maka anda harus membaca ulasan berikut ini dengan cermat.

Salah satu ciri utama dari pendekatan pembelajaran ini adalah seorang peserta didik bukan hanya diarahkan untuk mempelajari materi pelajaran tertentu saja tetapi juga diarahkan untuk mengalami sendiri secara alamiah apa yang ada dalam materi pembelajaran.

Tidak seperti pada pendekatan pembelajaran yang lainnya yang terkadang lebih mengutamakan kepada seorang peserta didik mencapai hasil yang maksimal. Maka pada pendekatan pembelajaran yang satu ini memiliki keunikan, yakni tidak lagi menekankan pada hasil akhir yang dicapai oleh para peserta didik melainkan proses-proses pembelajaran yang dialami oleh peserta didik. Yang dengannya akan lebih efektif untuk membekali dan menyiapkan peserta didik untuk menjalani kehidupan yang sebenarnya.

Dengan mengalami sendiri apa yang ada di dalam sebuah materi pelajaran maka para peserta didik akan lebih memahami tentang bagaimana mereka harus menyelesaikan sebuah permasalahan yang dihadapinya. Bukan hanya mempelajari secara teoritis seperti membaca, mengingat dan memahami saja tetapi pengalaman menyelesaikan sebuah permasalahan secara alamiah itulah yang akan menjadikan sebuah pembelajaran yang efisien. Karena di sini secara tidak langsung peserta didik akan mengonsep sendiri bagaimana ia harus menyelesaikan sebuah permasalahan. Sehingga penggunaan pendekatan pembelajaran seperti ini memang benar-benar layak jika kita gunakan pada peserta didik.

Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya berikan tentang pendekatan pembelajaran kontekstual yang dengannya sangat baik karena pembelajaran bukan lagi ditekankan pada hasil pembelajaran melainkan pada proses seorang peserta didik ketika mereka mengalami pembelajaran itu sendiri. Sekian, semoga bermanfaat.

Kelebihan Model Pembelajaran Kooperatif

Saat ini dengan semakin berkembangnya dunia teknologi serta pengaruh globalisasi telah membawa banyak perubahan yang terjadi di dunia. Dan perubahan ini lambat laun mulai memberikan dampak bagi setiap kegiatan yang dilakukan oleh manusia tak terkecuali untuk masalah pembelajaran. Banyak orang yang saat ini sedang gemar membicarakan tentang model pembelajaran yang baik untuk diterapkan pada peserta didik. Salah satu di antaranya yang paling efektif untuk diterapkan adalah metode pembelajaran kooperatif. Apakah yang dimaksud dengan metode pembelajaran kooperatif ini dan apa sajakah kelebihannya jika kita bandingkan dengan metode yang lain? Anda akan menemukan semua jawabannya pada ulasan berikut ini. Baca dengan cermat.

Model Pembelajaran Kooperatif merupakan jenis pembelajaran yang memiliki ciri khusus yakni menekankan pada kemampuan untuk bekerjasama yang dimiliki oleh para peserta didik. Dengan kata lain dalam pelaksanaan pembelajaran ini maka para peserta didik akan diarahkan untuk melakukan banyak kegiatan pembelajaran yang memaksa mereka untuk melakukan kerja sama dengan peserta didik yang lainnya. Nah dengan hal ini jelas sekali bahwa model pembelajaran ini sangat baik untuk diterapkan di negara kita yang notabene menjunjung tinggi kebersamaan dan nilai gotong-royong. Dengan pembelajaran kooperatif ini maka para peserta didik akan terbiasa untuk bekerja sama dengan orang lain.

Yang selanjutnya pada pembelajaran seperti ini seorang tenaga pendidik tetaplah memiliki peranan yang tak kalah penting yakni sebagai fasilitator yang mengondisikan bagaimana peserta didiknya dalam proses pembelajaran dan seorang tenaga pendidik haruslah bisa menyesuaikan dan berpikir kreatif untuk dapat memberikan tugas-tugas kepada peserta didik untuk melakukan kerja sama dengan para peserta didik yang lainnya.

Kelebihan lain dari metode pembelajaran seperti ini adalah setiap peserta didik dengan berbagai latar belakang, mulai dari yang memiliki prestasi yang gemilang hingga yang rendah, mulai dari yang berbeda agama, suku maupun yang lainnya menjadi satu dalam kelompok pembelajaran sehingga mereka akan bekerja bersama-sama dan dampak positifnya interaksi antar peserta didik pun dapat dioptimalkan.

Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya berikan kepada anda tentang model pembelajaran kooperatif ini. Semoga ulasan di atas memberikan banyak manfaat untuk anda dan perkembangan pembelajaran pada umumnya.

Kamis, 23 Januari 2014

Mengenal Belajar dan Pembelajaran

Pada ulasan berikut ini kita akan membahas bersama-sama tentang apa yang dimaksud dengan belajar dan pembelajaran. Jadi karena sedemikian menariknya artikel ini maka penting bagi anda untuk menyimaknya dengan seksama.

Belajar merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan oleh seseorang untuk mempelajari, mengerti dan memahami tentang sesuatu. Belajar ini dapat dilakukan oleh seseorang dimanapun mereka berada baik di lingkungan formal maupun di lingkungan non formal. Intinya belajar ini adalah ketika seseorang melakukan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui dan memahami tentang sesuatu dan setiap orang pasti membutuhkannya dalam menjalani hidup dan kehidupannya.

Sedangkan pembelajaran merupakan sebuah kegiatan belajar mengajar yang di dalamnya terdapat komponen yang saling mempengaruhi satu sama lain. Ketiga komponen utama dalam proses pembelajaran tersebut adalah adanya seorang peserta didik, tenaga pendidik dan bahan ajar. Tanpa ada satu dari ketiga komponen utama ini maka proses pembelajaran pun akan kurang dapat berjalan dengan maksimal. Proses pembelajaran ini dapat berjalan degan baik apabila telah dipenuhi oleh faktor-faktor yang melengkapinya seperti halnya:

  1. Peserta didik. Sebuah pembelajaran tentulah harus ada peserta didik. Dalam pembelajaran modern saat ini seorang peserta didik bukan hanya menjadi objek saja tetapi lebih dari itu terkadang mereka pun dituntut untuk menjadi subjek dan berperan aktif.
  2. Selanjutnya adalah bahan ajar. Ini merupakan materi-materi pembelajaran yang harus disampaikan oleh tenaga pendidik. Baik yang merupakan materi pembelajaran akademis maupun yang non akademis.
  3. Tenaga pendidik. Seorang tenaga pendidik haruslah memiliki kecakapan khusus dalam bidang pembelajaran. Mereka harus menguasai pelajaran yang ingin mereka ajarkan serta mereka juga harus menguasai model, strategi, teknik dan hal yang lain yang berkaitan dengan jalannya pembelajaran.
  4. Media pembelajaran. Peran media saat ini dalam sebuah pembelajaran memegang peranan yang tak kalah penting. Di jaman yang serba modern seperti sekarang ini, banyak perangkat teknologi yang dapat kita gunakan untuk mengembangkan dan memudahkan jalannya proses pembelajaran.

Dan demikianlah beberapa penjabaran yang dapat saya berikan terkait dengan belajar dan pembelajaran yang dengannya kita dapat menyimpulkan bahwa sebuah pembelajaran dapat berjalan dengan baik jika unsur-unsur yang terikat di dalamnya mampu kita optimalkan.

Selasa, 21 Januari 2014

Pentingnya Evaluasi Pembelajaran

Pengembangan pembelajaran merupakan hal yang harus terus dilakukan oleh setiap tenaga pendidik agar para peserta didiknya dapat mengikuti setiap proses pembelajaran dengan baik. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa saat ini berbagai perangkat teknologi telah banyak beredar di pasaran yang dengannya menyita banyak waktu setiap orang tak terkecuali bagi para peserta didik. Terkadang memang kehadiran perangkat-perangkat teknologi tersebut dapat memberikan dampak positif dan dapat digunakan untuk menunjang terciptanya proses pembelajaran yang baik, namun tak jarang juga kehadiran perangkat teknologi tersebut memberikan dampak yang buruk karena para peserta didik kurang mendapatkan pembelajaran yang maksimal, atau bisa juga telah mendapatkan pembelajaran yang baik namun kurang memanfaatkan perangkat teknologi sehingga membuat para peserta didik kurang dapat beradaptasi saat mereka menjalani hidup di dunia yang semakin modern. Dan untuk itulah demi terciptanya sebuah pembelajaran yang optimal maka seorang tenaga pendidik penting untuk melakukan proses evaluasi hasil pembelajaran yang mereka lakukan. Mengapa? Untuk mendapatkan keterangan selengkapnya maka anda wajib membaca beberapa ulasan berikut ini.


  1. Evaluasi pembelajaran sangat diperlukan untuk mengetahui perkembangan-perkembangan yang dialami oleh seorang peserta didik. Dengan mengevaluasi pembelajaran di akhir, maka seorang tenaga pendidik dapat menarik banyak sekali kesimpulan penting terutama terkait dengan perkembangan-perkembangan yang bisa dilihat dari seorang peserta didik. Selain itu dengan mengetahui perkembangan peserta didiknya maka tenaga pendidik dapat memetakan bagaimanakah perbandingan perkembangan antara peserta didik yang satu dengan lainnya.
  2. Evaluasi pembelajaran dapat dijadikan sebagai tolak ukur apakah proses pembelajaran yang terjadi selama ini telah belajar dengan maksimal apa belum? Apakah komponen-komponen yang berkaitan seperti halnya tenaga pendidik, peserta didik maupun materi pembelajaran telah dapat menunjang proses pembelajaran secara maksimal? Sehingga jika hal ini dilakukan maka ke depannya seorang tenaga pendidik dapat melakukan hal yang lebih baik.
  3. Perencanaan pembelajaran yang akan datang merupakan salah satu fungsi utama diadakannya evaluasi pembelajaran. Ya dengan mengetahui kelemahan dan kelebihan dari proses pembelajaran yang telah dilakukan maka seorang tenaga pendidik dapat merencanakan pembelajaran yang lebih baik seperti metode, strategi pendidikan dan lain sebagainya.

Dan itulah sedikit penjabaran yang dapat saya sajikan kepada anda,semoga bermanfaat.

Mengetahui Pengertian Pembelajaran

Pada ulasan berikut ini saya akan menginformasikan kepada anda tentang apa itu pembelajaran. Dan bagaimana cara mendapatkan pembelajaran yang optimal. Tapi sebelum kita membahas lebih lanjut tentangnya maka yang harus kita ketahui terlebih dahulu adalah tentang apa itu belajar?

Belajar merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan seorang individu untuk mengenali dan memahami tentang sesuatu. Setiap individu di dunia ini pasti mengalami apa yang dinamakan belajar karena belajar sangat berperan penting terhadap kematangan yang dimiliki oleh seorang individu. Setiap orang memerlukan belajar untuk mengenali banyak hal semisal tentang bagaimana cara mereka bertahan hidup dan menjalani kehidupannya.

Sedangkan pembelajaran adalah sebuah proses belajar mengajar yang di dalamnya terdapat komponen-komponen yang saling memerlukan antara satu dan lainnya. Komponen-komponen tersebut tak lain adalah adanya tenaga pendidik, peserta didik dan materi pembelajaran. Jika tidak terdapat satu di antara tiga komponen tersebut maka tidak dapat kita katakan sebagai sebuah pembelajaran.

Dewasa ini banyak orang yang tengah gencar untuk menyuarakan aspirasi yang dimilikinya terkait dengan bagaimana cara memperoleh pembelajaran yang lebih maksimal terutama dalam hal ini biasanya disampaikan oleh orang tua peserta didik yang menginginkan anaknya dapat belajar dengan optimal. Tentu saja tanggapan yang paling logis terkait dengan hal tersebut adalah dengan memperbaiki komponen-komponen yang terkait dengan proses pembelajaran seperti tenaga pendidik, peserta didik dan materi pelajaran yang dengannya akan lebih baik jika ditunjang dengan fasilitas pembelajaran yang sesuai.

Dalam menjalankan perannya pada proses pembelajaran seorang tenaga pendidik harus mengetahui dan memahami situasi dan kondisi yang terjadi pada saat proses pembelajaran. Seperti contohnya seorang tenaga pendidik harus mengetahui kapan dirinya harus bersikap aktif memberikan materi pelajaran kepada peserta didiknya dan kapan pula mereka harus memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk aktif dalam pembelajaran dan tenaga pendidik menjalankan fungsinya sebagai fasilitator.

Peserta didik pun demikian. Dalam hal ini orang tua harus mengondisikan anaknya dan memberikan pengarahan terhadap anaknya agar ketika pembelajaran di sekolah berlangsung seorang anak dapat menerima pembelajaran secara optimal.

Dan demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan tentang pengertian pembelajaran ini. Semoga dengannya dapat memberikan banyak manfaat kepada anda.

Senin, 20 Januari 2014

Pendidikan dalam Kehidupan Bermasyarakat di Indonesia

Pentingnya pendidikan dalam kehidupan bermasyarakat bisa dikatakan sebagai hubungan simbiosis mutualisme, yaitu dimana masing-masing bisa saling membutuhkan dan saling diuntungkan satu sama lain.  Dalam kehidupan bermasyarakat, pendidikan yang baik sangatlah diperlukan guna memperoleh kehidupan yang lebih baik dimasa mendatang, dan tentunya masyarakat berharap bisa mendapatkan pendidikan  melewati lembaga resmi institusi pendidikan  sehingga harapan hidup yang sempurna bisa terpenuhi.

Agar harapan masyarakat tersebut bisa terwujud, maka lembaga pendidikan tersebut juga membutuhkan peran masyarakat agar pelayanan yang akan diberikan bisa sesuai dengan keinginan mereka. Dapat kita simpulkan bahwa suatu lembaga pendidikan tidak dapat menjalankan perannya tanpa adanya peran masyarakat, dan hal itu pun berlaku sebaliknya, masyarakat tidak akan dapat memenuhi keinginannya untuk mencapai taraf hidup yang sempurna tanpa hadirnya suatu lembaga pendidikan.

Dalam kenyataannya, suatu institusi pendidikan mengalami banyak problematika karena lemahnya manajemen yang ada, yang akhirnya permasalahan ini sering dibebankan kepada masyarakat sebagai pengguna jasa layanan pendidikan, yang sejatinya masyarakat tidak boleh dibebankan dengan masalah tersebut.

Agar suatu lembaga pendidikan bisa diterima ditengah-tengah masyarakat, maka suatu lembaga pendidikan perlu meningkatkan suatu jalinan interaksi yang aktif agar bisa mendapatkan perasaan simpati serta mendapatkan aspirasi dari masyarakat. Selain itu berusaha mengupayakan adanya kerja sama yang baik antar lembaga pendidikan atau sekolah dengan lapisan masyarakat,sehingga akan memudahkan suatu lembaga pendidikan dalam menyukseskan program-program pendidikan yang sudah direncanakan tanpa melalui hambatan yang berarti.

Seluruh tujuan tersebut memiliki nilai sosial yang tinggi, yang bagaimanapun juga akan memberikan efek yang positif bagi kedua belah pihak. Selain itu, bagi masyarakat sendiri akan semakin diuntungkan karena bisa memanfaatkan berbagai keuntungan yang akan didapatkan saat bekerja sama dengan suatu institusi pendidikan.

Memang pada awalnya tidaklah mudah dalam menjalankan semua ini. Butuh perjuangan – perjuangan ekstra dan rasa tak kenal lelah pada awal penyatuan kehidupan pendidikan dengan kehidupan bermasyarakat. Namun pada saat pencapaian sudah memenuhi target, maka akan mudah dalam pelaksanaan kedepannya.
Selain itu, pemerintah juga gencar dalam memperkenalkan program-program studi yang berpihak pada kehidupan bermasyarakat, hal ini menambah nilai tersendiri dimata masyarakat pada kredibilitas suatu pemerintahan.

Jumat, 10 Januari 2014

Sistem Pendidikan di Negara Maju

Tidak dapat dipungkiri bahwa pendidikan pada saat ini merupakan suatu tolak ukur pada tingkat kemajuan sebuah bangsa. Menurut laporan pendidikan dunia, pendidikan di Indonesia merupakan yang terbesar ke empat di dunia, namun sayangnya sistem pendidikan yang ada adalah yang terburuk jika dibandingkan dari 50negara lainnya.

Agar tingkat kemajuan pendidikan di negara kita bisa berkembang, alangkah baiknya jika kita melakukan studi pendidikan dengan Negara lain yang jauh lebih maju. Untuk itu kita akan mengambil contoh sistem pendidikan yang ada di Inggris. Nantinya hal ini akan berguna untuk memajukan tingkat pendidikan yang ada saat ini.

Pendidikan sekolah dasar
Di Inggris , anak usia 5tahun sudah diwajibkan untuk memasuki sekolah dasar yang lamanya sekitar 7tahun. Pada tingkat kelas satu sampai kelas enam, lembaga pendidikan di Inggris tidak akan melakukan ujian, sehingga mereka bisa terus naik kelas dan akan mendapatkan ujian hanya pada kelas tujuh. Sistem pengajaran di inggris merupakan pengajaran berbasis kreativitas, yang mana lebih banyak melakukan praktek daripada sekadar menghafal suatu materi.

Pendidikan GCSE atau General  Certificate of Secondary Education
Pendidikan GCSE disebut juga sebagai sekolah menengah atas, namun dimulai pada usia sebelas tahun, dan para siswa akan menghabiskan waktunya selama lima tahun guna menyelesaikan pendidikan pada tahapan ini. Pada saat menempuh pendidikan, maka para siswa akan diwajibkan mempelajari pelajaran inti secara lebih mendalam, dan juga mempelajari minimal satu mata pelajaran bahasa asing.  Pada tahun ke empat para siswa akan dihadapkan pada ujian-ujian yang kita kenal sebagai GCSE. Pengujian akan didasarkan pada subyek yang telah dipilih siswa, biasanya sekitar Sembilan atau sepuluh topik mata pelajaran.

A-Levels pada GCSE
Setelah siswa berhasil menempuh ujian GCSE, maka siswa yang lulus bisa memilih untuk bekerja atau memilih untuk melakukan studi lanjutan. Dalam proses studi lanjutan, maka para siswa diwajibkan belajar lagi kurang lebih selama dua tahun guna mempersiapkan diri untuk menempuh ujian A-Level sebelum ke Perguruan tinggi lanjutan.

Program kesarjanaan
Program Sarjana biasanya akan ditempuh selama tiga tahun dan peserta wajib mengikuti ujian akhir sebelum melanjutkan ke tingkat pasca sarjana atau  PHD.

Rabu, 01 Januari 2014

Sistem Pendidikan yang ada di Negeri Sakura

Sistem pendidikan yang ada di Jepang atau lebih dikenal sebagai negeri Sakura memeliki beberapa tahapan pendidikan sebagai berikut :

Pendidikan pada masa Prasekolah
Pendidikan pada masa prasekolah memiliki 2 jenis, yaitu Playgroup dan TK. Untuk Playgroup pendaftarannya harus melalui pemerintah setempat karena tempat yang disediakan cukup terbatas, sementara TK bisa dimulai pada usia 3 – 5 tahun dengan lama pendidikan sekitar 1 – 3 tahun, tergantung pada usia berapa siswa didaftarkan.

Pendidikan Wajib untuk sekolah dasar
Pendidikan wajib bagi warga Jepang dimulai pada usia 6 tahun hingga usia 15 tahun.  Pendidikan wajib di Jepang diberikan secara gratis oleh pemerintah setempat. Pembagian pendidikan yang ada di Jepang hampir sama dengan yang ada di Indonesia, yaitu 6 tahun untuk sekolah tingkat dasar dan dilanjutkan selama 3 tahun pada tingkat SMP.

Pendidikan lanjutan di SMA atau Pendidikan Menengah Atas
Pada sekolah lanjutan di tingkat SMA, siswa dapat memilih sekolah Full time ataupun part time tergantung dari kebutuhan. Selain itu juga disediakan pendidikan setara dengan diploma. Di SMA sendiri tingkat kejuruan dibedakan kedalam beberapa kategori seperti perawatan, jurusan umum, perikanan, perdagangan serta perikanan.

Di Jepang, setiap siswa yang ingin melanjutkan ketahap yang lebih lanjut wajib mengikuti ujian masuk, yang mana ujian yang ada ditentukan oleh pihak sekolah yang berwenang.

Pendidikan di Pendidikan Tinggi
Di Jepang lembaga pendidikan tinggi akan dibedakan kedalam 3 kelompok, yaitu Akademi atau Junior College, Akademi teknik atau technical College dan Universitas.Pendidikan tinggi di Jepang dikelola oleh 3 lembaga yaitu pihak swasta, pemerintah daerah dan yang terakhir pemerintah pusat, dan sementara itu mahasiswa di Jepang bisa memilih beberapa jenis pendidikan tinggi yang ada seperti sekolah kejuruan, pendidikan akademi, diploma namun tanpa gelar, pasca sarjana dan yang terakhir adalah program sarjana.

Di Jepang sendiri pendidikan merupakan aspek terpenting dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemerintahpun menempatkan pendidikan sebagai salah satu aspek terpenting sehingga bermacam-macam metode pengajaran yang mutakhir selalu disampaikan sedini mungkin. Oleh karenanya aspek pendidikan di Jepang tidak pernah berhenti dalam berinovasi demi kesempurnaan pengajaran.

Rabu, 25 Desember 2013

Peran Guru


Peran guru di sekolah sangat penting menentukan keberhasilan para siswa. Dengan kualitas yang dimiliki sang guru dalam mengajar, tentunya akan semakin berkualitas pula sekolah yang dan murid yang diajarkan. Guru menjadi penentu berhasil atau tidaknya suatu tujuan pendidikan yang saat ini semakin ditingkatkan. Maka dari itu segala usaha yang telah dilakukan untuk meningkatkan mutu dalam pendidikan, sebaiknya dimulai dari menjadikan guru sebagai seorang yang berkualitas didalam pendidikan. 

Sebelum dijadikan seorang guru, harus dididik dengan pemahaman tentang apa saja yang dilakukan agar menjadi guru berkualitas, dan pemahaman itu antara lain mengetahui fungsinya sebagai seorang pengajar dan mengerti bagaimana memperlakukan siswa dengan baik dan menjadikannya lebih cerdas, bukan dalam hal kepintaran pelajaran tetapi juga dalam bertutur kata dan sikap yang baik. 

Peran guru tidaklah suatu hal yang mudah untuk dilakukan, karena jika seseorang yang menjadi guru tidak mempunyai hati nuraninya untuk mengajar, akan berdampak pada kegiatan pembelajaran di kelas dan mengakibatkan beberapa siswa tidak ada niat untuk sekolah ataupun melakukan proses belajar.

Ada beberapa peran guru yang sangat penting untuk dipahami, bukan hanya sebagai pendidik saja melainkan juga sebagai pendorong kreativitas anak agar dapat mengembangkan kemampuannya, pembangkit pandangan untuk dapat melangkah maju kedepan, innovator dalam pembuat suatu hal yang baru, model dan teladan yang dicontoh dan ditiru oleh para siswanya, penasihat yang baik bagi siswa yang mempunyai problem di kelas ataupun di lingkungan sekitar, dan masih banyak lagi peran guru yang wajib dilakukan.
Guru yang mempunyai peran penting dalam mendidik harus mengetahui materi apa saja yang ingin diajarkannya, untuk itu sebelum menerangkan didepan kelas sebaiknya guru harus mempersiapkan beberapa materi pendukung untuk membuat siswa tidak jenuh ketika kegiatan belajar dilakukan. Seorang guru harus mengerti keadaan yang dialami oleh peserta dididiknya, seperti keterlambatan dalam menyelesaikan tugas, sering tidak hadir dalam kelas, dan kurang memahami materi yang diberikan. 
Pelatihan guru sebagai seorang pembimbing juga dibutuhkan sebelum menjabat sebagai guru, agar ketika siswanya sedang mengalami kesulitan tersebut dapat langsung ditangani dengan cara-cara seperti pendekatan pada sang anak dan orang tua, lingkungan sekitar dan mencari tahu dengan menjadi detektif dalam beberapa kegiatan harian sang murid.
Peran guru yang saat ini berperan multifungsi dalam kegiatan belajar menjadi suatu hal yang sangat penting untuk lebih meningkatkan lagi kualitas dari calon guru yang akan dijadikan sebagai guru berkualitas.

Jumat, 20 Desember 2013

Peringkat Pendidikan Negara Indonesia di Dunia

Indonesia memiliki sistem pendidikan terbesar keempat di dunia namun sayangnya  Indonesia menempati urutan terakhir  dalam laporan pendidikan yang dievaluasi  dari 50 negara lainnya. Sebenarnya sangat ironis bagi Bangsa Indonesia yang sudah memiliki kestabilan ekonomi  dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi sekitar 5 sampai 6 persen, dan oleh Bank Dunia pun sudah ditetapkan sebagai Negara dengan pendapatan menengah, namun gagal dalam sistem pendidikan.

Sistem pendidikan di Negara Indonesia menjadi begitu buruk karena beberapa faktor:
  1. Hanya sepertiga mahasiswa yang berhasil menyelesaikan sekolah dasar secara lengkap ( Seharusnya 57 juta siswa bersekolah).
  2. Besarnya persentase ketidakhadiran guru dalam hal memberikan pengajaran, yaitu sekitar 20 persen.
  3. Banyaknya guru yang memilih bekerja sampingan di luar sekolah guna memenuhi kebutuhan hidup sehari hari.
  4. Masih banyaknya praktek korupsi sehingga anggaran yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk kemajuan sekolah lenyap di tangan orang-orang yang tidak bertanggung jawab
  5. Sistem pembelajaran yang masih berfokus pada hafalan.
  6. Kurangnya distribusi buku sebagai sumber utama pengetahuan.
  7. Tidak adanya teknologi yang memadai.
  8. Buruknya kualitas guru yang ada.
Lembaga anti korupsi yang ada di Indonesia mengklaim bahwa sangat sedikit sekolah yang bersih dari kasus korupsi. Rata- rata sekitar 40 persen dana yang seharusnya disalurkan akan hilang tanpa bekas.
Guna mengatasi buruknya sistem pendidikan yang ada di Indonesia, maka pemerintah pun berusaha mengambil langkah-langkah berikut guna meningkatkan citra pendidikan yang ada di Indonesia
  1. Pemerintah bekerja keras dalam upaya memberantas korupsi yang masih begitu lekat di setiap lapisan masyarakat Indonesia.
  2. Pemerintah berusaha meningkatkan wawasan dengan memanfaatkan teknologi internet dengan menyediakan komputer sehingga para guru pun bisa meningkatkan kualitas mereka dalam mengajar para siswa.
  3. Memberikan pembekalan pada para pemuda  mengenai  pengetahuan dan informasi lewat internet yang nantinya akan sangat berguna dalam memberikan peran guna melakukan perubahan di tahun-tahun mendatang.
  4. Kurikulum berbasis Sains, geografi dan Bahasa Inggris akan mulai diberikan pada sekolah menengah Pertama.
  5. Pengajaran akan lebih diutamakan ke cara berpikir kreatif serta mandiri, karena sampai saat ini pemerintah masih berpusat pada ajaran hafalan.

Selasa, 10 Desember 2013

Sejarah Pendidikan di Indonesia

Sejarah pendidikan di Indonesia diawali dari perjuangan yang sangat panjang, yang dipengaruhi oleh berbagai aspek baik itu aspek agama maupun aspek budaya, serta berbagai aspek politik yang ada sehingga karakter yang terbentuk dalam sistem pendidikan pun tidak lepas dari aspek-aspek tersebut.

Rancangan konstitusi yang dibuat pada tahun 1950 menyatakan bahwa tujuan yang utama dari pemerintah adalah memberikan semua warga Indonesia dengan setidaknya atau minimal enam tahun di sekolah dasar , namun pada kenyataannya pendidikan yang sudah dicanangkan tidak tercapai hingga dipenghujung tahun 1980-an.

Kegagalan yang utama terjadi pada kaum perempuan, karena pada saat itu kaum perempuan sedang menjalani masa transisi dimana pada tahun-tahun sebelumnya pendidikan pada kaum perempuan dipersulit bahkan dilarang.  Selain itu, faktor-faktor yang lain juga turut mengikuti seperti tingkat kelahiran yang tinggi, penurunan pada angka kematian bayi lahir, kurangnya sekolah yang didirikan serta terbatasnya guru yang berkompeten. Sekitar tahun  1973 Presiden Soeharto memberikan perintah agar minyak, sehingga di penghujung tahun 1980 terjadi perbaikan fasilitas sekolah dasar yang dilakukan pada sekitar 40.000 unit.

Selesai pendidikan pada taman kanak-kanak, pendidikan pun dilanjutkan pada sekolah dasar yang lamanya sekitar enam tahun. Hal ini diwajibkan oleh pemerintah sekitar tahun 1990. Pendidikan yang ada pun bisa dipilih, pendidikan sekolah swasta maupun sekolah negeri.  Indonesia sebagai Negara dengan penduduk muslim terbesar kedua di dunia, menyatakan warga yang pergi ke sekolah agama hanya sekitar 15 persen meski 85persen sudah tercatat sebagai warga umat Islam.

Sistem pada pendidikan nasional pada tahun 1990 juga memiliki tujuan agar para siswa yang di didik memiliki ideologi bernegara, mampu menjalankan suatu birokrasi serta memiliki prinsip dalam proses tercapainya kehidupan bernegara yang modern dan juga memiliki budi pekerti yang baik. Setelah proses pendidikan selama enam tahun selesai ditempuh, maka para siswa bisa melanjutkan ke tahap yang lebih tinggi yaitu SMP,  dan setelah SMP bisa melanjutkan ke pendidikan berbasis akademis atau dikenal SMK atau bisa juga ke SMA.  Selesai pendidikan SMA atau SMK, siswa bebas memilih untuk bekerja atau melanjutkan ke tingkat studi yang lebih tinggi seperti program sarjana ataupun pasca sarjana.

Rabu, 04 Desember 2013

Tugas Guru


Tugas guru sangat penting bagi pembelajaran di sekolah. Selain mengajar di kelas, ternyata ada tugas lain dari guru yang harus dilaksanakan dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Sebelum guru diperbolehkan untuk mengajar di kelas, guru telah diberikan beberapa ketentuan tentang kerjanya sebagai guru. Hanya saja, terkadang guru yang hanya lulusan di bawah sarjana masih belum memahami tentang ketentuan tersebut, sehingga cara mengajarnya di kelas juga sangat dikatagorikan sangat minimum untuk ukuran guru yang saat ini paling dibutuhkan dengan cara pengajaran yang profesional. 
Didalam ketentuan pemerintah dengan pasal 52 telah dijelaskan bahwa ada beberapa kewajiban guru yang paling pokok yakni melaksanakan pembelajaran, kemudian melatih dan membimbing peserta didik, selanjutnya merencanakan pembelajaran, dan yang terakhir ialah melaksanakan tugas sebagaimana mestinya dan beberapa tambahan yang terdapat didalam tugas pokok, misalnya pramuka dan guru menjadi pembimbing atau guru piket.
Tugas guru dengan penjabaran seperti berikut :
  1. Guru sebagai perencana pembelajaran yang wajib membuat suatu rancangan pembelajaran sebelum memulai pelajaran. Dan itu biasanya dibuat sebelum memulai masuk aktivitas sekolah. Dimulai dari awal tahun kegiatan hingga berakhirnya pembelajaran. Didalam RPP terebut terdapat beberapa perincian tentang materi apa saja yang akan diberikan selama satu semester hingga semester berikutnya, selanjutnya ada sedikit penjelas tentang materi yang diajarkan. Guru wajib membuat RPP dengan bahasa dan modelnya sendiri, karena jika mengikuti RPP model tahun sebelumnya, pembelajaran tidak akan maju dan tidak bisa berkembang dengan metode-metode baru.
  2. Guru bertugas melaksanakan pembelajaran yang didalamnya terdapat kegiatan mulai dari interaksi tentang edukatif antara guru dengan peserta didik, dan kegiatan tatap muka yang terdiri mulai dari kegiatan didalam kelas seperti penyampaian materi, dapat melatih dan membimbing siswa yang bermasalah dengan pelajaran yang dirasa sulit, dan menilai hasil dari belajar yang telah dilakukan. Waktu yang dilakukan untuk bertatap muka atau belajar di kelas berbeda-beda tergantung dari kurikulum masing-masing sekolah.
  3. Guru harus bisa menilai hasil pembelajaran yang diperoleh dengan cara menganalisis belajar siswa, memperoleh hasil nilai dengan pemberian tugas-tugas, dan dapat menafsirkan data yang dilakukan secara sistematis. Cara ini bertujuan agar siswa dapat mengetahui hasil belajar yang telah dilakukan selama satu semester.
Tugas guru harus diimbangi dengan perannya sebagai guru yang mampu mendidik siswa agar dapat berkelakuan baik dan mengerti tentang ajaran Pancasila yang sangat bermanfaat bagi dirinya dan Negara.

Minggu, 01 Desember 2013

Masalah dan Kualitas pendidikan di Indonesia

Indonesia sebagai Negara dengan kepadatan penduduk terbesar ke-4 di dunia  dan memiliki lebih dari  17,000 pulau-pulau  yang terbentang dari sabang sampai merauke merupakan Negara kepulauan terbesar pertama di dunia. Dengan kondisi alam yang beraneka ragam dimana setiap tempat bisa menghasilkan beraneka rempah-rempah ditambah dengan hasil tambang seperti minyak bumi dan batubara hal ini cukup menjadikan Indonesia sebagai salah satu Negara yang kaya raya dari hasil alamnya.

Selain itu, oleh Bank Dunia Negara Indonesia sudah dikategorikan kedalam  skala ekonomi stabil yang mana rata- rata pertumbuhan ekonominya selalu mengalami kenaikan setiap tahun sekitar 5 – 6 persen. Namun sayangnya, dengan kondisi alamnya yang sedemikian sempurna, taraf kehidupan di Indonesia masih sangatlah jauh dari kemakmuran. Hal ini bisa dilihat dari masih banyaknya warga yang hidup dalam garis kemiskinan dan masih banyaknya warga yang belum pernah merasakan bangku pendidikan.

Dalam mengelola kekayaan tanah air, bangsa Indonesia masih bergantung kepada tenaga-tenaga ahli dari luar negeri. Hal ini sungguh ironis karena kurangnya kualitas pendidikan yang ada di Indonesia menyebabkan rakyat kehilangan kesempatan untuk mengabdikan dirinya kepada Negara. Kurangnya kualitas pendidikan yang ada di Indonesia  sebagian besar karena tidak siapnya seorang guru dalam memberikan pengajaran yang  maksimal, seperti guru sering absen mengajar,  kurangnya referensi materi yang ingin disampaikan, tidak tersedianya buku-buku penunjang, minimnya gaji serta banyaknya guru yang memilih bekerja sambilan sehingga tidak bisa fokus dalam kegiatan belajar mengajar.

Guna memerangi masalah yang nyata mengenai kualitas pendidikan di Indonesia, pemerintah perlu mengambil tindakan yang nyata, diantaranya :
  1. Salurkan dana pendidikan tepat pada sasaran, terutama pada para siswa yang tidak mampu karena mengalami kesulitan ekonomi.
  2. Berantas mafia korupsi dan hukum berat para pelakunya.
  3. Adakan Jaringan internet hingga pelosok desa, sehingga memudahkan setiap lapisan masyarakat dalam mencari informasi melalui internet.
  4. Jalankan perpustakaan gratis bagi masyarakat umum guna meningkatkan hobi membaca.
  5. Tingkatkan kualitas para pengajar dengan disiplin tinggi, sehingga mereka akan benar-benar mengerti tanggung jawab mereka sebagai seorang guru.
  6. Ubah cara belajar berbasis hafalan menjadi Cara berpikir Kreatif.