WATERFLO

infopaytren.com

Halaman

Rabu, 03 Juli 2013

Prestasi Belajar Siswa

Setiap orang tua pasti menginginkan anak mereka berprestasi di sekolah. Kegagalan atau keberhasilan siswa dalam belajar bisa dilihat dari prestasi belajar siswa yang dicapai. Prestasi adalah hasil yang dicapai seseorang baik berupa kuantitas maupun kualitas karena telah melakukan kegiatan belajar. 

Seseorang yang sudah melakukan kegiatan belajar akan terlihat mengalami perubahan, baik dalam bidang pengetahuan, ketrampilan, nilai, pemahaman serta sikap. Prestasi belajar siswa bisa dilihat dari keseluruhan penyelenggaraan pengajaran itu sendiri, bahkan terdapat sebuah hubungan timbal balik antara penilaian pengajaran. Beberapa faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa, diantaranya faktor ketekunan, motivasi belajar, kesanggupan, dan kesiapan siswa dalam memahami pelajaran yang akan diberikan.

Membicarakan tentang prestasi belajar pasti tidak bisa lepas dari bahasan mengenai proses belajar mengajar itu sendiri. Proses belajar mengajar akan memperoleh suatu hasil yang umumnya disebut dengan hasil pengajaran atau hasil belajar. Untuk mendapat hasil yang optimal dari proses belajar mengajar maka harus dilakukan secara sadar dan terorganisir dengan baik.

Di dalam proses belajar mengajar, seorang guru berperan sebagai pengajar dan siswa adalah subjek belajar, dituntut untuk mempunyai profil dan kualifikasi tertentu yaitu kemampuan, pengetahuan, sikap dan tata nilai serta sifat pribadi. Proses belajar akan lebih baik apabila subyek yang belajar mengalami atau melakukannya jadi tidak mempunyai sifat verbalistik. Dengan belajar maka siswa bisa mewujudkan cita-cita yang diinginkan.

Belajar bisa menghasilkan suatu perubahan dalam diri seseorang. Penilaian bertujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana telah terjadi perubahan. Bagi seorang siswa yang mengikuti pendidikan maka akan selalu diadakan penilaian akan hasil belajar yang dilakukan. Penilaian akan hasil belajar seorang siswa bertujuan untuk mengetahui sejauh mana mereka sudah mencapai sasaran belajar, dan inilah yang disebut dengan prestasi belajar siswa.

Prestasi belajar ini merupakan suatu indikator kualitas pengetahuan yang sudah dikuasai oleh murid. Prestasi belajar seorang siswa adalah hasil dari sistem pendidikan sehingga tingkat keberhasilanya ditentukan oleh elemen dalam sistem belajar itu sendiri. Sekolah merupakan salah satu sistem pendidikan formal yang membentuk siswa agar bisa meningkatkan prestasi belajar mereka.

Selasa, 02 Juli 2013

Strategi Belajar Mengajar

Awal mulanya istilah strategi dipakai di dunia militer dan mempunyai arti sebagai penggunaan seluruh kekuatan untuk memenangkan sebuah peperangan. Untuk mengatur suatu strategi maka seseorang akan lebih dahulu menimbang kekuatan pasukan miliknya baik dari jumlah maupun kualitasnya. Jika semua sudah diketahui barulah dia menyusun sebuah tindakan yang harus dikerjakan mengenai siasat perang dan tehniknya serta waktu yang tepat untuk menyerang.

Dari hal tersebut bisa disimpulkan bahwa strategi dipakai untuk mendapatkan kesuksesan dan keberhasilan untuk mencapai tujuan. Di dunia pendidikan, strategi mempunyai arti sebagai perencanaan yang berisis mengenai serangkaian kegiatan yang dibuat untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Strategi dipakai dalam banyak konteks belajar mengajar. Strategi juga mempunyai arti sebagai pola umum aktivitas guru dan peserta didik dalam menunjukkan kegiatan belajar mengajar.

Strategi belajar mengajar menunjukkan karakteristik tentang rentetan perbuatan antara guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran. Strategi belajar mengajar merupakan perencanaan yang berisi mengenai rangkaian aktivitas yang dibuat untuk mencapai suatu tujuan yang sudah ditentukan. Strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dilakukan oleh guru dan murid supaya tujuan pembelajaran bisa dilakukan secara efektif dan efisien.

Strategi mengajar adalah sebuah cara yang dipakai guru dalam menjalankan proses belajar mengajar agar bisa mempengaruhi peserta didik untuk mencapai tujuan pengajaran dengan lebih efisien dan efektif. Jadi strategi belajar mengajar ada pada proses pelaksanaan yang menjadi tindakan nyata guru pada saat mengajar berdasarkan pada aturan dalam pengajaran. Strategi pembelajaran harus mengandung penjelasan mengenai prosedur dan teknik yang dipakai pada proses pembelajaran.

Ada berbagai metode atau teknik tentang strategi pembelajaran yang bisa dipakai. Teknik tersebut antara lain dengan diskusi, kerja kelompok, penemuan dan simulasi. Selain itu para pengajar juga bisa memakai teknik eksperimen, demonstrasi, karya wisata, teknik penyajian lapangan, sosiodrama, teknik penyajian kasus, teknik penyajian secara sistem regu, latihan, dialog, ceramah, dan pemberian tugas. Berbagai metode sebagai bagian strategi pembelajaran dimaksudkan untuk memperoleh hasil belajar seperti yang diharapkan.

Beberapa Hambatan Dalam Belajar

Belajar adalah salah satu kebutuhan yang wajib terpenuhi bagi seorang manusia. Individu atau pribadi yang baik akan memanfaatkan waktu sebaiknya-baiknya untuk belajar. Belajar yang dimaksud adalah belajar yang diperuntukan dalam bidang akademik. Kedisiplinan, kerajinan, dan keulatan merupakan kunci sukses dalam belajar. Dalam kenyataannya, banyak ditemui masalah yang menjadi penghambat dalam proses belajar. Artikel kali ini akan membahas beberapa hambatan belajar.

Banyak hambatan yang ditemui dalam proses belajar, sehingga belajar terkesan menjadi sesuatu yang berat. Oleh sebab itu belajar menjadi sesuatu yang tidak menyenangkan dan banyak yang merasa tertekan untuk menjalankannya. Apa yang menjadi penyebab kenapa belajar menjadi momok yang tidak menyenangkan? Yang seharusnya belajar menjadi sesuatu yang menyenangkan.

Ada dua macam faktor yang menjadi penghambat dalam belajar, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah hambatan yang berasal dari diri si pembelajar, dan faktor eksternal adalah hambatan yang berasal dari lingkungan sekitar si pembelajar (dari luar diri si pembelajar).

Berikut uraian hambatan internal belajar:

1. Kondisi psikologis ketika belajar

Sebelum belajar sebaiknya Anda mempersiapkan diri terlebih dahulu. Ketika sedang belajar, kondisikan Anda dalam keadaan rileks dan siap untuk menerima pelajaran. Jika diibaratkan, kondisi ini sama dengan gelas kosong yang siap diisi dengan air. Bila kondisi gelas dalam posisi yang benar yaitu dalam keadaan tidak terbalik maka gelas air yang dikucurkan akan masuk ke dalam gelas. Sebaliknya, jika posisi gelas terbalik maka air yang dikucurkan tidak akan masuk ke dalam gelas. Posisi gelas yang benar disamakan dengan kondisi psikologis yang siap belajar, sehingga akan mudah untuk menerima ilmu. Kondisi gelas yang terbalik sama halnya dengan kondisi yang tidak siap untuk belajar, sehingga Anda akan sulit memperoleh ilmu ketika Anda memaksakannya untuk belajar.

2. Kejenuhan belajar

Kejenuhan akan menyebabkan Anda sulit memahami suatu materi. Anda membaca tapi sulit untuk mencernanya, Anda mendengar namun hanya sebatas mendengarkan saja, tidak merekamnya dan masuk telinga kiri keluar telinga kanan. Jadi, Anda akan kesuliatan untuk konsentrasi ketika kondisi Anda meras jenuh. Tidak timbul kerjasama yang baik antara indera yang bekerja dalam belajar dengan otak Anda.

3. Tidak merasa senang dengan subjek yang dipelajari

Munculkanlah perasaan senang ketika Anda akan belajar. Ketika muncul perasaan tidak senang pada objek yang dipelajari maka tanpa sadar Anda sudah mengarahkan atau menggerekan otak Anda untuk menolak suatu subjek yang akan dipelajari.

4. Tidak mengetahui manfaat yang dipelajari
Setelah Anda merasa senang dengan suatu pelajaran, maka jangan berhenti disitu saja. Anda juga perlu mencari tahu manfaat yang akan diperoleh ketika mempelajari suatu materi pelajaran. Munculkan beberapa pertanyaan dalam diri Anda, seperti apa yang akan saya peroleh dengan mempelajari materi ini? Apakah pengetahuan yang saya peroleh dapat bermanfaat untuk kehidupan Anda sehari-hari? Semakin banyak jawaban yang Anda peroleh maka akan membangkitkan motivasi Anda.

5. Tingkat intelektualitas
Faktor ini tidak mutlak menjadi penghambat dalam belajar. Setiap manusia yang dilahirkan membawa senjata berfikir yang sangat luar biasa. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kecerdasan intelektualitas. Hambatan yang satu ini dapat diatasi dengan ketekunan dan kerajinan.

Berikut uraian hambatan eksternal belajar:

1. Faktor lingkungan

Lingkungan sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter seseorang. Lingkungan juga berpengaruh terhadap aktivitas belajar. Lingkungan yang kondusif akan membantu memahami suatu materi pelajaran.

2.Guru yang kurang baik

Guru yang baik dapat diartikan bukan guru yang jenius. Terkadang Anda mendapati guru yang katanya sangat pintar. Ada beberapa siswa yang merasa kesulitan mengikuti guru yang terlalu pintar dikarenakan guru tersebut hanya berbicara sendiri dengan papan tulis. Guru yang baik adalah guru yang mampu mentransfer ilmu kepada anak didik, sehingga anak didik tersebut mampu memahami suatu materi.

3. Bahan materi tidak memadai

Proses belajar akan terhambat apabila terjadi ketiadaan sumber materi. Ketika akan mempelajari suatu materi maka sumber dari materi tersebut harus tersedia. Bahan materi dapat diperoleh dari berbagai sumber, diantaranya media masa, buku, internet dan para pakar yang kompeten dengan materi yang akan dipelajari.

4. Tingkat kesukaran subjek yang dipelajari

Ini adalah sesuatu hal yang relatif, apa yang Anda rasa sulit belum tentu sama dengan apa yang dirasakan oleh teman Anda. Oleh sebab itu, jika Anda mengalami kesulitan dalam belajar sebaiknya segera kosultasikan dengan guru atau teman yang lebih memahami subjek atau materi yang Anda rasa sulit.

5. Faktor ekonomi

Banyak diantara suadara kita yang mengalami kesulitan ekonomi. Banyak diantara mereka yang memiliki semangat tinggi untuk belajar namun terkendala oleh faktor ekonomi. Maka, bagi Anda yang memiliki kehidupan berkecukupan jangan sampai menyia-nyiakan kesempatan belajar yang Anda dapatkan.

Teori Belajar

Ada tiga kategori utama mengenai teori belajar yaitu teori behaviorisme, kognitivisme dan konstruktivisme. Belajar sendiri bisa didefinisikan sebagai suatu proses dimana kognitif, emosional, pengaruh lingkungan dan pengalaman saling menyatu. Teori dalam belajar adalah upaya untuk menunjukkan bagaimana seseorang belajar sehingga bisa membantu dalam memahami proses kompleks pembelajaran.

Teori dalam belajar yang pertama adalah teori behaviorisme yang berfokus pada aspek objektif. Teori kognitif melihat perilaku untuk menjelaskan pembelajaran dengan basis akal atau otak. Sedangkan teori konstruktivisme adalah sebuah proses di mana pelajar aktif membangun ide atau konsep baru.

Teori behaviorisme merupakan sebuah teori untuk belajar yang dicetuskan oleh Gage dan Berliner. Teori ini mengenai perubahan tingkah laku sebagai hasil pengalaman kemudian teori ini berkembang menjadi aliran psikologi belajar yang berpengaruh pada arah pengembangan teori dan praktik pendidikan sebagai aliran behavioristik. Teori ini meletakkan orang yang belajar sebagai individu yang pasif dimana perilaku akan semakin kuat jika diberikan penguatan dan menghilang jika ada hukuman.

Teori belajar kognitivisme ini mempunyai perspektif bahwa siswa memproses informasi dan pelajaran melalui usaha untuk mengorganisir, menyimpan lalu menemukan hubungan antara pengetahuan baru dan pengetahuan yang sudah ada. Teori ini lebih menekankan pada bagaimana sebuah informasi diproses.

Teori belajar yang ketiga adalah teori konstruktivisme. Kontruksi mempunyai sifat yang membangun dan dalam konteks pendidikan bisa diartikan sebuah usaha membangun tata susunan hidup yang mempunyai budaya modern. Kontruktivisme ini adalah landasan berpikir pembelajaran konstektual dimana pengetahuan dibangun oleh pemikiran manusia sedikit demi sedikit. Hasil dari pembelajaran ini diperluas melalui konteks yang terbatas dan tidak serta merta muncul.

Ilmu pengetahuan bukanlah fakta-fakta, kaidah atau konsep yang siap diambil serta diingat. Orang harus membuat pengetahuan tersebut lalu memberi makna lewat pengalaman. Melalui teori konstruktivisme ini siswa bisa berpikir untuk menyelesaikan masalah, mencari sebuah ide serta membuat keputusan. Siswa terlibat secara langsung dengan aktif sehingga lebih paham dan bisa mengaplikasikan dalam setiap situasi dan akan ingat semua konsep dengan lebih baik.

Senin, 01 Juli 2013

Cara Belajar Cepat

Belajar sudah menjadi kewajiban bagi siapapun khususnya bagi pelajar. Belajar adalah usaha untuk meraih perubahan di dalam diri yang ditandai dengan bertambahnya pengetahuan dan pemahaman terhadap suatu hal. Belajar merupakan perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau hasil dari latihan yang telah diperkuat.

Seseorang dianggap sudah belajar apabila dia bisa menunjukkan perubahan pada perilakunya. Dalam belajar hal yang paling penting adalah input dalam bentuk stimulus dan output dalam bentuk respon. Stimulus merupakan apa saja yang telah diberikan seorang guru pada muridnya dan respon adalah tanggapan murid terhadap stimulus yang diberikan.

Teknologi yang semakin maju mendorong ditemukannya metode mutakhir dan alami untuk merangsang sel otak untuk belajar yaitu dengan mendengarkan suara-suara dengan frekuensi tertentu. Sebuah penelitian menyatakan bahwa frekuensi suara tertentu bisa menstimulasi setiap sel otak dan mengaktifkan lagi sel otak yang sudah lama tidak digunakan. Sebuah cara yang unik namun bisa dicoba sebagai cara belajar cepat.

Walaupun kita tidak bisa mengetahui sel otak mana yang mati namun kita bisa menganalisanya dari perilaku anak. Secara umum kita bisa menilai dan membedakan mana orang yang berpendidikan dan tidak berpendidikan dari perilaku sehari-hari. Apabila perilaku belajar pada anak kurang maka bisa dipastikan ada sesuatu yang kurang di dalam otak anak tersebut.

Cara belajar cepat sambil mendengarkan suara-suara dengan frekuensi memiliki efek yang instant dalam arti menstimulasi sel otak secara langsung. Namun beberapa lama sel otak akan benar-benar aktif secara permanen tergantung kondisi otak masing-masing individu. Tentu anda pernah mendengar informasi bahwa bayi sejak di dalam kandungan didengarkan dengan musik klasik maka bisa meningkatkan kecerdasan. Mungkin anda juga pernah menemukan seseorang yang masih muda namun daya ingatnya sudah menurun. Hal tersebut kerena ada perubahan dalam sel otak.

Metode menggunakan frekuensi suara sebagai cara belajar cepat ini tidak menggunakan musik klasik namun menggunakan nada dan suara yang didesain sedemikian rupa dibuat khusus untuk menstimulasi sel otak. Stimulasi ini agar kemampuan otak kembali berfungsi atau untuk mempertahankan bahkan memaksimalkan fungsi otak.

Metode belajar ini bisa membantu anak agar belajar lebih cepat dalam menerima pelajaran. Metode ini bisa dipakai oleh anak-anak dalam semua umur. Untuk anak SD, SMP atau SMA bahkan untuk mereka yang sudah berada di bangku universitas juga bisa menggunakan metode ini.

Anak-anak akan lebih mudah mengfahal rumus, kosakata dan berbagai teori. Mereka juga tidak akan kesulitan dalam memahami suatu teori yang dijelaskan oleh pengajar mereka. Namun sebenarnya belajar yang efektif adalah belajar secara rileks sehingga otak bisa menerima pelajaran dengan baik.

Definisi Filsafat

Kata filsafat berasal dari bahasa yunani yaitu Philosophia, philia memiliki arti cinta sedangkan Sophia berati ilmu atau kebijakan, bisa di katakana filsafat adalah mencintai suatu ilmu atau pun kebijakan. Secara umum definisi filsafat adalah ilmu yang mempelajari tentang segala sesuatu fenomena kehidupan manusia dan juga pemikiran manusia yang kritis setelah itu di jabarkan kedalam konsep yang mendasar.

Eksperimen atau percobaan tidak bisa dilakukan dalam mempelajari filsafat, karena pemutaran argument untuk mencari berbagai solusi adalah yang di pakai untuk mempelajari filsafat. Filsafat memiliki beragam macam bentuk, berikut adalah macam-macam dari bentuk filsafat :

1. Filsafat oral
Filsafat oral adalah jenis filsafat tertua.

2. Filsafat sebagai puisi
Filsafat sebagai puisi ini memiliki daya tarik tersendiri bagi banyak orang. Namun, ide-ide dari filsafat puisi ini tidak bisa di nyatakan secara jelas, hal tersebut di karenakan filsafat ini menggunakan metafora.

3. Filsafat sebagai dialog
Filsafat dialog ini bisa di gunakan secara lisan atau pun secara tertulis.

4. Filsafat dinyatakan sebagai esai
Esai atau essayer berasal dari bahasa perancis yang artinya untuk mencoba. Halangan dari filsafat esai ini adalah kenyataan betapa sulitnya dalam memisahkan dari bentuk-bentuk esai tersebut.

5. Filsafat sebagai jurnal
Filsafat jurnal ini adalah filsuf yang memberikan refleksi pada pengalaman pribadinya, filsafat ini mnggunakan bahasa yang abstrak serta berhubungan bukan dunia manusia.

6. Filsafat dalam surat
Filsafat dalam surat ini memanglah bukan sebuah surat yang biasa karena di dalam surat ini filsuf mengekspresikan ide-ide filosofis yang tidak dapat di pisahkan dan juga tidak dapat di abaikan dari ajaran filsuf tersebut.

7. Filsafat sebagai pepatah
Filsafat pepatah ini memiliki ekspresi aforisme dengan nilai satra yang cukup besar, maka tidak heran jika para filsuf ini menggunakan filsafat ini.

8. Filsafat sebagai suatu sistem
Filsafat sistem ini merupakan kebalikan dari filsafat pepatah. Filsafat sebagai suatu sistem ini bentuk filsafat yang menangkap esendi dari filsafat tersebut.

Minggu, 30 Juni 2013

Mengasah Otak dengan Permainan Scrabble

Pada dasarnya, otak manusia sangat mudah sekali untuk terkelabui dengan proses yang ada, sehingga otak dapat mempengaruhi hasil akhir yang dicapai. Mengasah otak adalah cara untuk meningkatkan kualitas kecerdasan dan pikiran dari seseorang. Biasanya anak-anak yang sedang tumbuh berkembang butuh sekali untuk mengasah otak mereka sebab anak-anak yang sedang tumbuh berkembang mudah sekali untuk di asah otaknya, maka dari itu anak-anak yang sedang tumbuh berkembang itu hendaknya di suguhi dengan media-media untuk membantu mengasah otak.

Salah satu media untuk mengasah otak adalah Scrabble. Scrabble adalah sebuah media yang berbentuk mainan dengan fungsi untuk mengasah otak atau menstimulasi perkembangan pada otak. Scrabble ini merupakan permainan berbentuk papan dan cara bermainnya dengan menyusun kata yang dapat di mainkan oleh 2 orang sampai dengan 4 orang, peraturan dari permainan ini yaitu mengumpulkan poin berdasarkan dengan nilai kata yang di bentuk dari keepingan huruf di atas papan permainan yang berkotak-kotak terdiri dari 15 kolom dan juga 15 baris.

Biji dari permainan tersebut berupa keping yang berbentuk bujur sangkar dengan bertuliskan huruf di setiap salah satu sisinya. Ada tujuh huruf di dalam permainan ini, perintahnya kita harus menyusun kata secara mendatar atau pun menurun. Total poin yang tertinggi itulah yang akan menjadi pemenang dalam permainan ini.

Selain dapat mengasah otak ternyata permainan scrabble memiliki banyak manfaat, diantaranya:

1. Strategi
Pemain Scrabble ini melatih kita untuk mencari prediksi-prediksi yang harus di putuskan, sebab dalam permainan ini kita harus menentukan langkah mana yang harus kita ambil untuk mendapatkan gelar juara dalam permainan ini.

2. Berhitung cepat
Permainan Scrabble pun melatih kita untuk dapat berhitung dengan cepat, karena permaian ini menuntut kita untuk dapat menghitung nilai dari setiap langkah yang kita ambil, jadi semakin besar nilai yang kita dapat maka akan kita memenangkan permainan tersebut.

3. Meningkatkan daya ingat
Permainan ini pun akan membantu kita untuk meningkatkan daya ingatan kita, sebab di dalam permainan ini kita sangat di tuntut untuk dapat mengingat sebanyak mungkin vocabulary berbahasa Inggris untuk dimainkan.

Pengertian Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran adalah suatu cara atau upaya yang dilakukan oleh para pendidik agar proses belajar-mengajar pada siswa tercapai sesuai dengan tujuan. Metode pembelajaran ini sangat penting di lakukan agar proses belajar mengajar tersebut nampak menyenangkan dan tidak membuat para siswa tersebut suntuk, dan juga para siswa tersebut dapat menangkap ilmu dari tenaga pendidik tersebut dengan mudah.

Ada beberapa macam metode pembelajaran, diantaranya:
1. Metode ceramah
Metode ceramah adalah metode belajar mengajar secara tradisional, sebab metode pembelajaran ini telah gunakan sebagai alat komunikasi lisan antara guru dan anak didik dalam interaksi edukatif sejak dari dahulu.

2. Metode eksperimen
Metode eksperimen ini memberikan kesempatan kepada para anak didik secara individu atau pun berkelompok untuk dilatih dalam melakukan suatu proses atau percobaan-percobaan. Metode ini bertujuan agar para anak didik tersebut berpikir kreatif, mandiri dan inovatif.

3. Metode pemberian tugas
Metode pemberian tugas di maksudkan para pendidik memberikan penjelasan dalam suatu bahasan lalu para pendidik tersebut memberikan tugas kepada para siswa untuk mengembangkan pembahasan yang telah di bahas, hal tersebut bertujuan agar para siswa berpikir dan memiliki wawasan yag luas.

4. Metode diskusi
Metode ini adalah suatu alternatif dalam mengamati dan mencari jalan keluar dari suatu masalah melalui gagasan-gagasan yang di berikan para siswa, metode ini bertujuan untuk melatih para siswa agar berani dalam menyampaikan pendapat atau pun saran dan untuk mengembangkan pemikiran mereka.

5. Metode latihan
Metode latihan atau metode training yaitu metode yang menanamkan tentang kebiasaan-kesbiasaan tertentu dan untuk memelihara kebiasaan-kebiasaan baik terhadap anak. Metode latihan ini bertujuan untuk membentuk kebiasaan serta ketepatan dan kecepatan dalam pelaksanaan.

6. Metode proyek
Metode ini menggunakan cara mengajar dengan memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menggunakan hal-hal yang ada di kehidupan sehari-hari sebagai bahan pendidikan. Metode ini bertujuan agar anak didik tertarik untuk terus belajar dan juga untuk membentuk pola pikir anak menjadi luas.

Penjelasan Akuntansi Kas

Kas adalah bagian dari aktiva lancar atau current assets, contoh dari kas diantaranya uang kertas, uang logam, dan sejenisnya yang dapat dimanfaatkan sebagai alat tukar yang memiliki dasar pengukuran akuntansi. Manajemen kas yang baik sangat diperlukan untuk mengontrol hal-hal yang bisa saja merugikan perusahan. Ini dikarenakan, kas adalah asset yang memiliki resiko paling tinggi dan paling lancar (likuid). Jadi, pengertian dari kas adalah alat pembayaran yang dipergunakan oleh perusahaan untuk membiayai kegiatan umum atau operasional perusahaan.

Pengendalian kas:
1. Perencanaan untuk arus kas → Cash Budget

2. Pengendalian dari penerimaan kas

3. Pengendalian dari pengeluaran kas

4. Melakukan Rekonsiliasi bank

5. Penerapan sistem dana tetap kas kecil

Prosedur penerimaan kas:
1. Adanya pembagian tugas, petugas yang menyimpan, menerima, dan mencatat penerimaan uang

2. Laporan kas dibuat setiap hari, untuk perusahaan kecil pembuatan laporan kas dibuat oleh pemilik perusahaan

3. Uang langsung disetorkan ke bank setelah uang diterima

Prosedur pengeluaran kas:
1. Segala pengeluaran menggunakan cek. Sedangkan pengeluaran yang jumlahnya kecil melalui kas kecil

2. Segala pengeluaran kas harus mendapat persetujuan dari pihak yang berwenang

3. Dibentuk kas kecil dengan pengawasan yang ketat

4. penulisan cek harus didukung dengan bukti yang otentik, akurat atau memakai sistem voucher

5. Adanya pembagian tugas, antara yang menyetujui pengeluaran kas, menyimpan uang kas, mengeluarkan uang kas, dan yan melakukan pencatatan atas pengeluaran kas

Definisi kas kecil
Kas kecil adalah uang yang sengaja dicadangkan oleh perusahaan dalam rangka untuk membayar pengeluaran rutin yang nilai nominalnya relatif kecil. Kas kecil memliki beberapa karakteristik, diantaranya:

1. Jumlahnya terbatas

Pihak manajemen perusahaan biasanya membatasi jumlah kas kecil sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Jumlah kas kecil tiap perusahaan akan berbeda-beda sesuai dengan tingkat operasionalnya.

2. Digunakan untuk membiayai transaksi rutin yang jumlahnya relatif kecil

Tujuan dari kas kecil, sebagai persediaan untuk mendanai transaksi rutin yang jumlahnya kecil. Pihak manajemen memiliki hak untuk menentukan besarnya kas kecil, tentunya disesuaikan dengan operasional perusahaan.

Metode Pencatatan Kas Kecil
Metode pencatatan kas kecil dibagi menjadi dua, yaitu sistem dana tetap (imprest fund system) dan sistem dana berubah (fluctuation fund system). Berikut penjelasannya:

1. Sistem dana tetap (imprest fund system)

Di dalam metode ini, jumlah kas kecil yang akan dicadangkan bersifat tetap. Perubahan jumlah kas kecil akan dilakukan apabila pihak perusahaannya menghendakinya. Sebagai contoh, apabila perusahaan merasa bahwa jumlah kas kecil dianggap kurang dan perlu untuk menambahnya kembali. Kondisi ini akan menyebabkan adanya penyesuaian terhadap kas kecil yang mengalami penambahan atau pengurangan.

2. Sistem dana berubah (fluctuation fund system)

Dalam metode ini, penetapan jumlah kas kecil disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Sebagai contoh, jumlah kas kecil pada awal kebijakan sebesar Rp. 2.000.000, setelah itu dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Setelah dimanfaatkan diisi kembali, pengisian dengan sistem dana tetap jumlah amountnya harus disesuaikan dengan saldo awal. Nah, jika menggunakan sistem fluktuasi jumlah pengisiannya tidak harus disesuaikan dengan jumlah saldo awalnya, jumlah pengisian bisa lebih atau kurang dari saldo awal.

Perbedaan antara Jurnal Imprest Fund System dengan Jurnal Fluctuation Fund System
- Pengadaan Kas Kecil (metode imperest fund)
Petty cash          xxxx

     Cash in bank            xxxx

- Pengadaan Kas Kecil (metode fluctuating fund)
Petty cash          xxxx

     Cash in bank            xxxx

- Penyaluran Kas Kecil untuk Bi Rutin (metode imperest fund)
Tidak ada pencatatan

- Penyaluran Kas Kecil untuk Bi Rutin (metode fluctuating fund)
Beban air            xxxx

Beban telepon      xxxx

     Kas kecil                xxxx

- Pengisian Kembali Kas kecil (metode imperest fund)
Beban-beban        xxxx

     Cash in bank          xxxx

- Pengisian kembali kas kecil (metode fluctuating fund)
Petty cash           xxxx

     Cash in bank          xxxx

Keterangan: perbedaan antara sistem imperest dan fluktuasi
1. Pembelanjaan kas kecil

Pembelanjaan kas kecil dengan menggunakan metode imperest tidak memerlukan jurnal. Yang diperlukan hanyalah membuat bukti pembayaran yang akan dijadikan bukti pengeluaran kas. Sedangkan dengan menggunakan metode fluktuasi harus dibuat jurnal yang disesuaikan dengan biayanya.

2. Pengisian kembali

Pengisian kembali menggunakan metode imperest disesuaikan dengan rekening buku besar, pengisian harus tepat dengan kebijakan perusahan dan dibuat sama dengan jumlah kas kecil ketika pertama dibentuk. Sedangkan pengisian dengan metode fluktuasi disesuaikan dengan kebutuhan.

Sabtu, 29 Juni 2013

Keterampilan Dasar Mengajar

Keterampilan dasar mengajar adalah suatu kemampuan atau pun keterampilan khusus yang wajib dimiliki oleh seorang pendidik, seperti guru dan dosen serta instruktur atau pun widyaiswara. Hal tersebut bertujuan agar pendidik mampu melaksanakan tugasnya dengan cara yang efektif, efisien serta profesional ketika memberikan materi pelajaran kepada anak didik (aktivitas mengajar). Jadi, keterampilan dasar dalam mengajar yang berkenaan dengan beberapa kemampuan atau keterampilan yang sifatnya mendasar dan melekat harus dimiliki atau diaktualisasikan oleh setiap pendidik dalam melakasanakan tugasnya.

Berikut adalah jenis-jenis keterampilan pendidik :
1. Keterampilan bertanya
Keterampilan bertanya adalah bagian yang tidak dapat di pisahkan dalam rangka untuk meningkatkan kualitas dari proses dan hasil dalam kegiatan pembelajaran, keterampilan ini pun sekaligus bagian dari suatu keberhasilan dalam pengelolaan instruksional atau pun dalam pengelolaan kelas. Dengan adanya keterampilan bertanya guru dapat mendeteksi dan menemukan hambatan pada proses berpikir di kalangan para siswa dan juga sekaligus dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas dari proses belajar di kalangan para siswa.

2. Keterampilan dalam penyajian suatu penjelasan
Keterampilan ini menuntut para pendidik ini untuk menggunakan bahasa yang mudah di mengerti dan hendaknya memberikan contoh atau ilustrasi, agar para siswa jelas menangkap dari maksud yang di sampaikan oleh para pendidik tersebut.

3. Keterampilan dalam pemberian tekanan
Maksud dari keterampilan ini adalah para pendidik harus memberikan pengarahan kepada para siswa untuk terpusat kepada masalah pokok dan mengurangi untuk memberikan informasi-informasi yang kurang penting.

4. Keterampilan dalam penggunaan balikan
Keterampilan ini para pendidik harus memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menunjukkan keraguan, pamahaman, atau ketidak mengertiannya ketika penjelasan tersebut yang di berikan. Berdasarkan keterampilan balikan tersebut memang sangat di perlukan untuk melakukan penyesuaian dalam penyajiannya.

5. Keterampilan dalam memulai dan mengakhiri pembelajaran
Keterampilan dalam memulai pelajaran yaitu para pendidik harus bisa menciptakan prokondusi bagi para siswa agar mental atau pun perhatian para siswa terpusat atau tertuju kepada apa yang akan para pendidik itu sampaikan. Sedangkan mengakhiri pelajaran yaitu para pendidik harus memberikan suasana yang menyenangkan sehingga apa yang telah di jelaskan tadi bisa di tangkap oleh para siswa tersebut.

Inovasi Dalam Pendidikan

Inovasi atau "discovery" dan "invention" dalam bahasa inggris adalah suatu ide, gagasan, barang, dan kejadian, serta metode yang dirasakan atau diamati sebagai suatu hal yang baru, bagi seseorang atau pun sekelompok orang atau masyarakat. Inovasi ini diadakan untuk mencapai dari tujuan tertentu atau untuk memecahkan suatu masalah tertentu. Inovasi ini terkadang juga di pakai untuk menyatakan penemuan, karena hal yang baru itu adalah hasil dari penemuan penemuan.

Sedangkan Inovasi pendidikan adalah inovasi yang terdapat di bidang pendidikan atau inovasi untuk memecahkan masalah di bidang pendidikan. Inovasi pendidikan ini pada dasarnya merupakan suatu perubahan atau pun hasil dari pemikiran cemerlang di bidang pendidikan dengan bercirikan suatu hal baru atau pun yang berupa praktik-praktik pendidikan tertentu atau pun berupa produk dari suatu hasil olah pikir dan pula olah teknologi yang di terapkan melalui beberapa tahapan tertentu yang di percaya dan di maksudkan untuk memecahkan berbagai persoalan mengenai pendidikan yang timbul dan memperbaiki suatu keadaan pendidikan tersebut atau pun proses kegiatan pendidikan tertentu yang saat ini terjadi di masyarakat.

Berikut ini adalah contoh-contoh dari inovasi pendidikan dalam setiap komponen pendidikan atau pun komponen sistem sosial menurut B. Miles :

1. Pembinaan personalia. Inovasi ini sesuai dengan komponen personal misalnya : sistem kenaikan pangkat, peningkatan mutu guru, aturan tata tertib siswa.

2. Banyaknya personal dan wilayah kerja. Inovasi pendidikan yang beraspek

3. Fasilitas fisik. Inovasi dari pendidikan ini di sesuai dengan komponen ini misalnya: perubahan pengaturan dinding ruangan, perubahan bentuk tempat duduk, perlengkapan perabot laboratorium bahasa, penggunaan CCTV dan lain sebagainya.

4. Penggunaan waktu. Inovasi yang dengan aspek relevan dengan komponen ini misalnya: pengaturan waktu belajar

5. Perumusan tujuan. Inovasi yang relevan dengan komponen ini, misalnya: perubahan rumusan tujuan pendidikan nasional, perubahan tujuan tiap jenis sekolah dan sebagainya.

6. Prosedur mengajar

7. Peran yang diperlukan

8. Wawasan dan perasaan

9. Bentuk hubungan antar bagian atau mekanisme kerja

10. Hubungan dengan sistem yang lain

11. Strategi mengajar

Jumat, 28 Juni 2013

Pengantar Ilmu Pendidikan

Seorang calon pendidik atau guru harus dapat menjelaskan dengan benar tentang apa yang dimaksud pendidikan agar mereka dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik mungkin. Jawaban yang benar tentang pendidikan tersebut dapat diperoleh melalui pemahaman terhadap unsur-unsurnya, konsep dasar yang melandasinya, dan wujud dari pendidikan sebagi sistem. Oleh karena itu pengantar ilmu pendidikan sangatlah di perlukan.

Ada beraneka ragam, dan kandungannya berbeda yang satu dari yang lain mengenai definisi menurut para ahli yaitu :

1. Pendidikan sebagai Proses transformasi Budaya

2. Pendidikan sebagai Proses Pembentukan Pribadi

3. Pendidikan sebagai Proses Penyiapan Warganegara

4. Pendidikan sebagai Penyiapan Tenaga Kerja

5. Pendidikan sebagai pembentukan pembangunan bangsa

Nah untuk tujuan dari pendidikan tersebut itu pun adalah untuk memberikan gambaran tentang nilai-nilai yang baik, pantas, luhur, benar, dan indah untuk kehidupan sehari-hari. Pendidikan memiliki dua fungsi, diantaranya untuk memberikan arah kepada segenap kegiatan pendidikan dan merupakan sesuatu yang akan dicapai oleh segenap kegiatan pendidikan tersebut.

Unsur-unsur dari pendidikan meliputi sebagai berikut :

1. Subjek yang dibimbing yaitu peserta didik atau murid.

2. Orang yang membimbing yaitu pendidik atau guru

3. Interaksi antara peserta didik dengan pendidik yaitu interaksi secara edukatif

4. Ke arah mana bimbingan tersebut ditujukan yaitu tujuan dari pendidikan tersebut

5. Pengaruh yang diberikan dalam bimbingan tersebut yaitu materi pendidikan apa yang di sampaikan

6. Cara yang di gunakan dalam kegiatan bimbingan atau belajar mengajar yaitu alat dan metode yang di gunakan.

7. Tempat dimana proses bimbingan tersbut berlangsung yaitu lingkungan dari pendidikan itu sediri.

Prinsip yang melandasi dari pendidikan tersebut yaitu Kemandirian dalam belajar atau dapat diartikan sebagai aktivitas belajar yang berlangsungnya lebih di dorong oleh kamauan dari diri sendiri, pilihan sendiri, dan dapat di pertanggung jawabkan sendiri dari pembelajaran tersebut. Konsep dari kemandirian dalam belajar ini bertumpu pada perinsip bahwa individu yang belajar akan sampai kepada tujuan yang di harapkan.

Akhir Zaman | Hadits Tentang Akhir Zaman | Apa itu Akhir Zaman ?

Bismillah, Alhamdulillah, sholawat serta salam semoga terlimpahkan kepada Nabi Muhammad Sholallohu’alaihi Wassalam, amma ba’ad...dewasa ini kita sering mendengar kata-kata Akhir Zaman | Hadits Tentang Akhir Zaman | Apa itu Akhir Zaman ?

Hadits dari Rosululloh Sholallohu’alaihi Wassalam mengenai akhir zaman

Islam yang benar malah menjadi asing

Dari Abu Hurairah Rodiallohu’anhu,  dia berkata, Bersabda Rosululloh Shallallohu 'alaihi wassallam, “Islam mulai berkembang dalam keadaan asing. Dan ia akan kembali asing pula,  maka beruntunglah orang-orang yang asing." (HR. Muslim)

Akhir Zaman | Hadits Tentang Akhir Zaman | Apa itu Akhir Zaman | Pendidikan Islam
Pendidikan Islam | Akhir Zaman
Keterangan  : Islam mulai tersebar di Mekkah dalam keadaan sangat asing. Sangat sedikit penganut dan pendukungnya kalau dibandingkan dengan penentangnya. Kemudian setelah itu Islam tersebar ke seluruh pelosok dunia sehingga dianut oleh dua pertiga penduduk dunia. Kemudian Islam kembali asing dan dirasa ganjil dari pandangan dunia, bahkan dari pandangan orang Islam sendiri. Sebagian dari orang Islam merasa ganjil dan aneh bila melihat orang Islam yang komitmen dengan Islam dan mengamalkan tuntutan Islam yang sebenamya

Di jaman sekarang ini sangat terlihat sekali perbedaan antara amal agama dengan urusan muamalah, oleh karena mereka memisahkan antara urusan agama dengan urusan penting yaitu bermuamalah, mengatur ketatanegaraan dengan islami, dengan cara yang diridhoi oleh Alloh Azza wa Jalla.

Padahal urusa itu akan menjadi ibadah kalau kita niatkan karena Alloh Azza wa Jalla dan melakukannya sesuai syariat Alloh, bahkan sampai ada kata-kata yang sering keluar kalau kita menjunjung tinggi amal agama kita, antara alin seperti ini  : “kalau mau ibadah di masjid saja” dan banyak lagi kata-kata yang kurang pantas jika itu diucapkan oleh seorang muslim, karena setiap perbuatan itu dilihat dari niatnya. Jika dia niat ibadah pastilah harus menggunakan cara Alloh yang telah dicontohkan oleh Rosululloh dan jika dia tidak meniatkan karena Alloh pasti akan terjadi hal yang sangat buruk, contoh  :

Berdagang mengurangi timbangan
Berjanji tidak ada niat untuk menepatinya
Berhutang tidak ada niat untuk membayarnya
Jika menjadi pejabat mencuri uang rakyat (tidak amanah)
Jika dililit perkara akan menyuap
Dan masih banyak sebagainya, itu dikarenakan ibadah tidak ada sangkut pautnya dengan perkara dunia

Padahal islam telah sempurna, dan segala sesuatu sudah diatur di dalam islam, mulai berpakaian sampai hal yang kecil sekalipun, masuk ruangan (kamar kecil atau rumah). Islam jelas-jelas sudah memberikan contoh yang baik dan cara-caranya.

Kenapa hal seperti itu harus kita ingkari ?

Dimakah iman kita kalau kita mengaku beriman ?

Ada suatu ucapan dari umat selain islam yang mengarah kepada kita

“orang islam itu kebangetan kalau sampai tidak masuk surga”Loh kenapa ?
“islam itu mulai dari hal yang terkecil sampai yang terbesar sudah diatur dan dicontohkan”, maka kebangetan sekali jika mereka sampai tidak masuk surga.Sambil tersenyum mereka berkata “benar juga ya...hahaha”


Nah, setelah kita mendengar ucapan yang seperti itu apa kita tinggal diam ? sampai kapan kita seperti ini ? selayaknya kita umat islam yang mengaku Ahlu Sunnah itu senantiasa berpegang kepada kitab Alloh dan Hadits Nabi Muhammad dalam memecahkan setiap perkara. Kami rasa sampai disini artikel kali ini semoga bermanfaat | Akhir Zaman | Hadits Tentang Akhir Zaman | Apa itu Akhir Zaman ?

Kamis, 27 Juni 2013

Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan

Perjalanan yang sangat panjang mengenai sejarah bangsa indonesia yang dimulai sejak era sebelum dan selama penjajahan, lalu di lanjutkan dengan era perebutan dan mempertahankan kemerdekaan sampai hingga era pengisian kemerdekaan yang menimbulkan kondisi dan tutunan yang berbeda sesuai dengan jamannya, menjadi pengantar pendidikan kewarganegaraan yang di ajarkan oleh para pendidik kepada anak didik mereka.

Semangat perjuangan bangsa yang saat ini telah ditujukan pada kemerdekaan tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1945 tersebut menunjukan dengan adanya keimanan serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan juga keikhlasan untuk berkorban. Landasan dari perjuangan tersebut merupakan nilai-nilai perjuangan untuk Bangsa Indonesia.

Ada pun nilai-nilai dari perjuangan itu kini telah mengalami pasang surut mengikuti dengan dinamika kehidupan masyarakat, bernegara dan berbangsa. Semangat perjuangan bangsa tersebut saat ini telah mengalami penurunan yang sangat drastis atau bisa di bilang keadaannya yang sangat krisis. Hal tersebut disebabkan dengan adanya pengaruh globalisasi.

Oleh karena itu tujuan utama dari pendidikan kewarganegaraan ini adalah untuk menumbuhkan kembali wawasan dan kesadaran bernegara dan berbangsa, juga sikap serta perilaku yang cinta tanah air dan berwawasan yang luas tentang nusantara, bersendikan kebudayaan bangsa, serta ketahanan nasiaonal yang kokoh di dalam diri para mahasiswa calon sarjana atau ilmuan warga negara Republik Indonesia yang sedang mengkaji dan mereka yang akan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Berkaitan dengan pengembangan sikap, nilai, dan kepribadian diperlukan sekali pembekalan kepada peserta didik yang ada di Indonesia untuk dilakukan melalui Ilmu Sosial Dasar, Pendidikan Pancasila, Ilmu Budaya Dasar, Pendidikan Agama, dan Ilmu Alamiah dasar berbagai macam ilmu tersebut bisa digunakan sebagai aplikasi nilai dalam kehidupan.

Hak dan kewajiban berwarga negara, kesadaran bela Negara yang lebih utama akan mewujudkan dalam sikap dan perilakunya yang apabila ia bisa merasakan bahwa konsepsi demokrasi dan hak asasi manusia benar-benar merupakan sesuatu hal yang paling sesuai dengan kehidupan sehari-hari.

Contoh Media Di Dalam Mempelajari Bahasa Inggris

Di zaman pembelajaran bahasa Inggris modern saat ini, sudah menjadi keharusan untuk seorang guru keluar dari kebiasaan lamanya dimana mereka hanya mengajar saja tanpa menggunakan alat bantu media. Dewasa bahasa Inggris ini sudah semakin di butuhkan, oleh sebab itu seorang siswa harus mencapai kemampuan berbahasa inggris yang baik dan benar. Dengan demikian, prestasi tersebut pasti bukanlah hal yang mudah untuk dicapai apabila guru masih menggunakan cara mengajar yang sama seperti 6 atau 10 tahun yang lalu.

Memang dahulu siswa yang tidak menguasai bahasa inggris di berikan toleransi, namun saat ini sudah sangat berbeda, siswa-siswa pada zaman ini harus menguasai bahasa inggris minimal pasif. Oleh karena itu, siswa-siswa tersebut harus diberikan sistem pengajaran yang benar dan tepat, agar kemampuan bahasa inggris mereka baik dan tidak tertinggal dengan yang lainnya. Ketertinggalan sangat berdampak langsung untuk kemajuan bangsa, karena pada saat ini bahasa Inggris merupakan kunci menuju persaingan internasional.

Dalam mengajarkan bahasa inggris yang baik dan tepat serta sesuai, sangat di perlukan sekali media untuk pembelajaran bahasa inggris tersebut. Berikut merupakan contoh media pembelajaran bahasa inggris :

1. Media gambar ekspresi wajah
Biasanya media ini di gunakan untuk anak -anak sekolah dasar yang baru memulai belajar bahasa inggris. Misalkan, Anda membuat 5 gambar wajah dan masing-masing tersebut menampilkan ekspresi tersenyum, tertawa, menangis, cemberut, dan marah. Anda bisa memperlihatkan gambar-gambar tersebut sambil memberi tahu bahasa inggrisnya dari gambar tersebut, contohnya sedih yaitu sad, biarkan anak-anak tersebut menalar sambil menghafal kosa kata tersebut.

2. Media sepotong penggaris
Media ini biasa di gunakan untuk anak-anak tingkat menengah pertama, yaitu dengan teknik memerintahkan semua siswa untuk mengatakan hal yang sama.

3. Media laptop, MP3 Player, atau Tape Recorder

Menggunakan media laptop, MP3 Player, atau Tape Recorder dirasa sangat tepat untuk anak-anak tingkat menengah keatas karena ketiga alat elektronik tersebut dapat digunakan dalam pelajaran untuk mendengarkan atau listening, sehingga mudah untuk di hafal cara pengucapannya.